Penangkapan Empat Wanita Tersangka Pembakaran Barak di Kecamatan Woyla/Foto: RRI |
AchehNetwork.com – Pada Jumat, 16 Agustus 2024, Satuan Reserse Polres Aceh Barat menggelar konferensi pers yang menarik perhatian publik.
Dalam acara tersebut, pihak kepolisian mengumumkan penangkapan empat wanita yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran barak koperasi di Kecamatan Woyla, Aceh Barat.
Keempat wanita yang ditangkap adalah H (55), AY (29), San (20), dan M (43), yang semuanya berasal dari Desa Tumarom, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat.
Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat pada 13 Juli 2024. Menurut Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu Fachmi Suciandy, yang mewakili Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, para tersangka diduga sengaja melakukan pembakaran barak dan perusakan bersama-sama.
Dalam penyelidikan di lokasi kejadian, polisi menemukan beberapa barang bukti yang kuat, termasuk tiga batang kayu bulat yang digunakan untuk merusak barak.
Selain itu, dua botol bekas minuman yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM) juga ditemukan di tempat kejadian, semakin memperkuat dugaan pembakaran.
Saat ini, keempat tersangka telah diamankan di Rumah Tahanan Polres Aceh Barat untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.
Namun, seorang tersangka lainnya, R (38), tidak ditahan karena hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa ia sedang hamil.
Kepada para tersangka, polisi menerapkan pasal 187 ayat (1) jo pasal 170 ayat (1) ke-1 KUHPidana, yang mengatur tentang tindakan pembakaran dan perusakan.
Jika terbukti bersalah, mereka terancam hukuman penjara hingga 12 tahun.
Kasus ini menambah daftar panjang tindakan kriminal yang harus dihadapi oleh pihak kepolisian di Aceh Barat, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.***